BELAWAN – Setelah lebih dari 6 bulan buron, pelakv pembegalan yang merenggut nyawa seorang tukang ojek pangkalan di Kecamatan Medan Belawan akhirnya berhasil ditangkap polisi.
MR (21), salah satu anggota komplotan begal yang menewaskan Iman Kurnia (45), ditangkap tim gabungan Unit Jatanras Polda Sumatera Utara bersama Sat Reskrim dan Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan.
Pen4ngkapan ini mengakhiri pelarian pelakv sejak peristiwa tragis yang terjadi pada Juli 2025 lalu, peristiwa yang sempat menggegerkan publik setelah rekamannya viral di media sosial. Dalam video tersebut, korban terlihat diser4ng secara brvtal di jalan gelap saat tengah mencari nafkah.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, mengatakan penyelidikan dilakukan secara intensif sejak laporan diterima. Informasi keberadaan MR akhirnya berhasil dilacak melalui kerja sama lintas satuan.
“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan penyelidikan intensif yang dibantu Unit Jatanras Polda Sumut serta Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Dari hasil penyelidikan itu, kami mengidentifikasi dan menemukan keberadaan MR (21), warga Kelurahan Belawan Bahari, sebagai salah satu pelakv,” ujar AKP Agus, Minggu (1/2/2026).
MR ditangkap pada dini hari. Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus. Tersangka melakukan perlawanan aktif yang membahayakan petugas.
“Karena ters4ngka melawan dan membahayakan petugas, kami melakukan tindakan tegas dan terukur berupa penembakan ke arah kedua kaki tersangka,” jelas Agus.
Dalam pemeriksaan awal, MR mengakui perbuatannya. Ia mengaku terlibat bersama enam rekannya dan menjadi orang yang melempar korb4n menggunakan balok kayu dengan niat membegal.
“Tersangka mengakui pelemparan dilakukan untuk merampok korban. Namun korb4n langsung tidak sadarkan diri. Para pelaku panik dan meninggalkan korban begitu saja di lokasi,” ungkap Agus.
Tak hanya terlibat dalam kasvs pembegalan maut, MR juga mengaku terlibat dalam sedikitnya lima tindak kriminal lain, mulai dari perusakan kaca truk, pencvrian dengan pemberatan, pembakaran, hingga aksi perusakan lainnya. Saat ini polisi masih memburu pelaku lain yang terlibat.
Korban, Iman Kurnia (45), dikenal sebagai tukang ojek pangkalan yang telah 24 tahun menggantungkan hidupnya di jalanan Belawan. Malam nahas itu, Kamis (9/7/2025) sekitar pukul 03.38 WIB, Iman tengah mengantar penumpang langganannya. Saat melintas di Kampung Kurnia, sekelompok pelakuv tiba-tiba keluar dari gang gelap dan melemparnya dengan kayu hingga terjatuh dan terkapar di jalan.
Istri korban, Sriana (42), mengatakan keluarga awalnya mengira suaminya mengalami kecelakaan lalu lintas. Fakta pembegalan baru terungkap setelah rekaman CCTV diperiksa.
“Awalnya dibilang kecelakaan. Tapi setelah dicek CCTV, ternyata suami saya dibegal. Handphone suami saya juga hilang,” kata Sriana dengan suara bergetar.
Korban sempat dirawat di RS Prima Husada Cipta Belawan sebelum dirujuk ke RS Bina Kasih karena mengalami pembekuan darah di kepala dan patah tulang bahu. Setelah dirawat selama tiga hari 2 malam tanpa operasi, korban tak pernah sadarkan diri hingga akhirnya men!nggal dunia pada Jumat (11/7/2025).
Dari rekaman CCTV, terlihat para pelaku urung membawa sepeda motor korb4n karena warga mulai berdatangan ke lokasi. Mereka pun melarikan diri, meninggalkan korban yang sekarat di jalan.
Kini, setelah enam bulan penantian keluarga korban, satu pelaku berhasil diringkus. Polisi menegaskan akan terus mengejar pelaku lainnya hingga seluruh komplotan pembegal tersebut mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.(*)