P.SIANTAR – Seorang prajurit siswa Rindam I/Bukit Barisan, Gental Gulo, meninggal dunia dalam peristiwa yang masih diselidiki. Keluarga meminta dilakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian sebelum jenazah diberangkatkan ke kampung halamannya di Kabupaten Nias Barat.
Jenazah Gental dibawa ke RSUD dr. Djasamen Saragih Pematangsiantar pada Selasa (21/7/2026) untuk menjalani pemeriksaan forensik atas permintaan keluarga. Proses tersebut dilakukan berdasarkan surat pengantar dari Denpom I/1 Pematangsiantar.
Pantauan di kamar jenazah, sejumlah personel TNI tampak berjaga selama proses penanganan berlangsung. Sebuah ambulans milik Pemerintah Kota Pematangsiantar telah disiapkan untuk membawa jenazah menuju Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, tempat almarhum akan dimakamkan.
Komandan Rindam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI A. Razak, turut mengantar keberangkatan ambulans yang membawa jenazah sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat dimintai keterangan, Brigjen A. Razak belum bersedia menjelaskan penyebab meninggalnya prajurit siswa tersebut. Ia juga tidak memberikan tanggapan terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai dugaan korban meninggal dunia.
“Almarhum baru lulus dan baru empat hari mengikuti pendidikan di Rindam I/Bukit Barisan Pematangsiantar,” ujarnya singkat.
Sementara itu, pihak keluarga melalui Kari Halawa mengatakan jenazah akan langsung dimakamkan di kampung halaman setelah tiba di Nias Barat.
Ia menegaskan keluarga hingga kini belum mengetahui secara pasti penyebab kematian Gental. Karena itu, mereka meminta dilakukan otopsi agar penyebab meninggalnya korban dapat dipastikan secara ilmiah.
Sebelumnya, Gental Gulo ditemukan meninggal dunia di kawasan Rindam I/Bukit Barisan pada Senin (20/7/2026) pagi.
Penyebab pasti kematian Gental Gulo masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.(red)
