MARELAN – Demi mempertahankan handphonenya yang dirampok, seorang siswi Sekolah Dasar (SD) terseret 100 meter di jalan raya tepatnya di Gang Perabot, Lingkungan XXII, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (10/1) sekitar pukul 11.00 WIB.
Akibatnya, siswi SD di Medan Utara itu menderita luka-luka dan kini sedang mendapat perawatan medis.
Aksi brutal yang dilakukan oleh seorang pria mengendarai sepedamotor terhadap anak di bawah umur itu terekam kamera CCTV dan menjadi viral beredar di tengah masyarakat.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu berawal saat korban baru pulang sekolah dan sedang berada di dalam rumah sambil bermain telefon selulernya. Tiba-tiba, pelaku masuk ke rumah dan langsung merampas handphone dari tangan korban.
Korban yang kaget dan takut berusaha mempertahankan HP miliknya, sehingga terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku namun pelaku tak peduli.
Dalam kondisi mesin sepeda motor sudah menyala, pelaku justru memutar gas dan melaju kencang, membuat tubuh kecil korban terseret di atas jalan beraspal.
Sepanjang lebih kurang ratusan meter, korban terseret dan terhempas, sebelum akhirnya dilepaskan pelaku di badan jalan dalam kondisi penuh luka.
Korban mengalami luka di hampir seluruh bagian tubuh akibat gesekan keras dengan aspal. Warga yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan membawa korban untuk mendapatkan perawatan.
Lebih memprihatinkan lagi, warga menyebut rumah korban diduga sudah lebih dulu dipantau dan “ditandai” oleh pelaku.
Kedua orang tua korban diketahui bekerja di luar rumah sehingga korban kerap berada sendirian, kondisi yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
Pihak Polsek Medan Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan masih memburu pelaku berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi.(red)
