RIAU – Ribuan warga di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, mengamuk dan menyerbu sebuah rumah bertingkat berpagar biru, Jumat (10/4).
Rumah tersebut diduga milik bandar sabu dan lokasi aktivitas peredaran narkotika yang selama ini meresahkan masyarakat setempat. Aksi spontan warga ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Bahkan, sejumlah emak-emak turut ambil bagian dalam penyerbuan tersebut. Massa yang tersulut emosi tampak melempari rumah dengan batu secara bertubi-tubi, menyebabkan kerusakan pada bagian bangunan.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat situasi yang sangat tegang. Ratusan warga memadati area sekitar rumah, sambil berteriak menyuarakan kekesalan mereka.
“Ini rumah bandar sabu!,” teriak salah seorang warga dalam rekaman video tersebut.
Tak hanya merusak bangunan, amukan massa juga menyasar kendaraan yang berada di dalam teras rumah. Sejumlah sepeda motor dihancurkan, bahkan dilempar ke selokan yang berada tepat di depan rumah tersebut.
Tidak berhenti di situ, sedikitnya empat unit kendaraan roda dua dilaporkan dibakar oleh warga di lokasi kejadian. Kemarahan warga diduga dipicu oleh kekecewaan yang telah lama terpendam terhadap aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Mereka menilai keberadaan rumah yang diduga milik bandar sabu itu telah merusak lingkungan dan mengancam masa depan generasi muda. Meski aparat kepolisian tampak berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, situasi tetap tidak terkendali.
Massa yang sudah terlanjur emosi terus melakukan aksi perusakan dan pembakaran, hingga suasana berubah menjadi kacau.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut, termasuk mengenai identitas pemilik rumah maupun langkah hukum yang akan diambil.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata keresahan masyarakat terhadap peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan. Namun di sisi lain, aksi main hakim sendiri juga menimbulkan kekhawatiran baru terkait keamanan dan penegakan hukum di tengah masyarakat.(**)
