Anggaran Belum Masuk, 45 Dapur SPPG Berhenti Beroperasi

MEDAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menghadapi kendala serius di daerah. Sebanyak 45 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara dilaporkan berhenti beroperasi akibat anggaran operasional yang belum masuk.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Wilayah Medan, Donal Simanjuntak, mengungkapkan laporan tersebut berasal dari dua daerah, yakni Kabupaten Asahan dan Kota Pematangsiantar.

“Ada laporan dana yang belum top-up. Asahan ada 11 SPPG dan Kota Pematangsiantar ada 34 SPPG,” kata Donal, Rabu (10/6/2026).

Temuan ini menambah daftar persoalan yang membayangi pelaksanaan MBG di berbagai daerah. Meski belum memiliki data menyeluruh, KPPG mengakui laporan penghentian operasional sementara tersebut memang terjadi karena dana operasional belum diterima.

Donal menjelaskan pencairan dana operasional MBG harus melalui sejumlah tahapan administrasi dari pusat, mulai dari verifikasi di Jakarta hingga proses pencairan melalui Kementerian Keuangan dan perbankan.

Namun, ia juga mengungkap adanya indikasi sebagian pengelola dapur tidak konsisten menyampaikan laporan harian yang menjadi syarat pencairan dana berikutnya.

“Sebagian sudah cair, tetapi sebagian lainnya masih menunggu karena prosesnya bertahap,” katanya.

Kondisi terhentinya puluhan dapur MBG di Sumatera Utara terjadi di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap keberlangsungan program unggulan pemerintah tersebut. Sebelumnya, sejumlah dapur MBG di berbagai daerah, termasuk Aceh, Batam, Surabaya, hingga Jember, juga dilaporkan mengalami gangguan operasional akibat persoalan pendanaan maupun masalah teknis lainnya.(*)

#45 Dapur#Anggaran#BGN#SPPG