KARO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dorong festival bunga dan buah Karo jadi event internasional. Sebab, salah satu agenda pariwisata unggulan Sumut ini memiliki potensi besar untuk memperkuat citra Karo sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Pemprov Sumut dorong festival bunga dan buah Karo jadi event internasional disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, Surya, saat menghadiri pembukaan Festival Bunga dan Buah Karo 2026 di Taman Mejuah-juah, Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (30/7/2026).
Turut hadir Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Bupati Karo Antonius Ginting, jajaran konsul jenderal negara sahabat serta ribuan masyarakat dan wisatawan yang antusias memadati lokasi acara.
Festival Bunga dan Buah Karo, kata Surya, yang telah diselenggarakan sejak dekade 1980-an bukan sekadar agenda tahunan. Festival tersebut merupakan wujud rasa syukur masyarakat atas kesuburan tanah, melimpahnya hasil pertanian, serta kekayaan budaya Tanah Karo.
“Kita patut berbangga karena Festival Bunga dan Buah Karo telah menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI. Festival ini memiliki peran strategis dalam memperkuat citra Sumatera Utara sebagai destinasi pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Mengusung tema “The Eternal of Karo Paradise”, Surya, berharap festival tahun ini semakin meneguhkan identitas Karo. Bukan hanya melalui keindahan hamparan bunga dan melimpahnya produk hortikultura, tetapi juga melalui karakter masyarakat yang menjunjung tinggi semangat gotong royong dan kelestarian tradisi.
Pemprov Sumut, tegas Surya, akan terus hadir memfasilitasi peningkatan kualitas festival, penguatan promosi serta memperluas kolaborasi antarpemangku kepentingan. “Pemprov Sumut akan terus berkomitmen mendukung penyelenggaraan event-event berkualitas yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat identitas budaya daerah,” tambahnya.
Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, juga mendukung untuk membawa festival tersebut ke kancah internasional. Dia mengaku, kagum melihat antusiasme masyarakat Tanah Karo dan menegaskan kesiapan kementeriannya untuk mendukung pengembangan potensi daerah tersebut.
“Festival Bunga dan Buah Karo adalah salah satu dari 125 event terbaik di Indonesia. Kami akan dukung penuh kegiatan tahun depan agar skalanya meningkat menjadi kegiatan internasional,” tegas Ferry Juliantono.
Bupati Karo, Antonius Ginting, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sumut dan Pemerintah Pusat. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak penting untuk membawa Kabupaten Karo semakin dikenal di tingkat dunia.
“Penting bagi Kabupaten Karo untuk melangkah lebih jauh ke panggung internasional melalui kolaborasi di bidang promosi pariwisata, investasi pertanian modern, pertukaran budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif,” tutur Antonius.
Festival Bunga dan Buah Karo 2026 menghadirkan beragam agenda yang dapat dinikmati wisatawan lokal maupun mancanegara. Di antaranya Karnaval Mobil Hias dengan ornamen bunga dan buah khas Karo, pameran produk unggulan dan UMKM serta business matching, penampilan seni budaya dan lomba tari, hingga tradisi makan buah dan olahan buah gratis bagi seluruh pengunjung.
Melalui perpaduan potensi pertanian, agrowisata, ekonomi kreatif, dan koperasi, Pemprov Sumut berharap Festival Bunga dan Buah Karo terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi rakyat yang berkelanjutan sekaligus menjadi ikon kebanggaan Sumatera Utara di mata dunia. (AR)