MEDAN – Ambulans yang tengah membawa jenazah menabrak truk di Tol Kutepat Tebing Tinggi-Indrapura KM 89B, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut). Dalam peristiwa itu, dua orang dilaporkan tewas.
“Akibat kejadian tersebut, mobil ambulans mengalami ringsek parah di bagian sebelah kiri dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia,” kata Kasat PJR Ditlantas Polda Sumut AKBP Dhery Fajariandono, Minggu (3/5/2026).
Dhery menyebut kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (2/5). Kecelakaan tersebut, melibatkan truk Fuso BM 9968 AO dan ambulans dengan nomor polisi BM 1873 AAE. Perwira menengah Polri itu mengatakan bahwa ambulans itu membawa jenazah yang hendak disemayamkan di Kota Medan.
Kejadian itu berawal saat ambulans yang dikemudikan AH melaju dari arah Indrapura menuju Medan. Setibanya di lokasi kejadian, sopir diduga tidak berkonsentrasi dan menabrak bagian belakang truk.
“Ambulans melaju di jalur cepat dari arah Indrapura. Sopir ambulans diduga hilang konsentrasi dan menabrak bagian belakang sebelah kanan truk Fuso yang berada di lajur lambat,” jelasnya.
Dalam peristiwa itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Keduanya, yakni Frankie Hutagalung dan Elisa, sedangkan sopir ambulans mengalami luka ringan di bagian kakinya.
Dhery menyebut pihaknya langsung menuju lokasi usai menerima informasi kejadian tersebut. Selain itu, petugas kepolisian juga telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi para korban. Saat ini, penangangan kasus kecelakaan itu ditangani oleh Polres Tebing Tinggi.
“Kami langsung mengevakuasi para korban dan mengamankan TKP,” jelasnya.
Video setelah terjadinya kecelakaan ini beredar di media sosial. Terlihat ambulans tersebut dalam kondisi ringsek. Paling parah terjadi di sisi kiri.
Lalu, tampak ada seorang pria diduga sopir yang duduk di jalan sambil memegangi bagian kakinya. Perekam video menyebut ambulans itu berangkat dari Pekanbaru.
Terpisah, Keponakan korban berinisial WC alias Wak Labu mengatakan yang meninggal Paman (jenazah di jemput dari Pekan Baru), ibu kandung paman meninggal dalam peristiwa kecelakaan, isteri paman meninggal dalam peristiwa kecelakaan dan supir serap turut meninggal dalam peristiwa kecelakaan. “Jadi yang meninggal ada 4 orang. Paman, isteri, ibu paman dan supir serap bang,” terang Wak Labu, Senin (4/5) sore.
Saat ini ketiga jenazah di semayamkan di Yayasan Sosial Balai Persemayaman Tanjung Mulia Hilir, Jl. KL. Yos Sudarso No.9, Tj. Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.(as/red)